KONTEN

INQUIRY

Forward an inquiry or send request to the secretariate.


 

INFO ANTARPULAU

Rp45 triliun untuk bangun Sabang

08 April, 2011 by alec sutaryo

Rp45 triliun untuk bangun SabangRp45 triliun untuk bangun SabangSedikitnya dibutuhkan anggaran sekitar Rp45 triliun untuk membangun berbagai infrastruktur di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang, kata Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Ruslan Abdul Ghani.

"Dalam perencanaan awal disebutkan, total anggaran untuk membangun kawasan Sabang sebesar Rp47 triliun hingga 2021, namun dana yang telah digelontorkan saat ini baru sekitar Rp2 triliun," katanya di Banda Aceh, Rabu [06/04].

Hal tersebut disampaikan terkait program prioritas BPKS 2011 dalam upaya pengembangan kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

"Hingga saat ini, kami masih fokus untuk menyelesaikan pembangunan dermaga pelabuhan bebas di Teluk Sabang dengan kucuran anggara Pemerintah Pusat (APBN) senilai Rp392 miliar pada 2011," katanya menambahkan.

Kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang yang meliputi seluruh wilayah Kota Sabang dan sebagian kecil kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, ditetapkan pemerintah melalui Undang Undang Nomor 37/2000.

Program pembangunan pada tahun 2011, Ruslan menyebutkan, BPKS menyelesaikan pekerjaan dermaga di Teluk Sabang yang panjangnya mencapai 323 meter.

"Jika pembangunan dermaga itu bisa selesai hingga akhir 2011, maka paling tidak kapal-kapal kontainer ukuran kecil dan kapal pesiar sudah bisa merapat di dermaga Teluk Sabang," katanya.

Karenanya, BPKS menargetkan dermaga kawasan Sabang bisa beroperasi pada 2012 dengan kelengkapan fasilitas sederhana.

"Yang penting kapal bisa merapat, sambil berupaya melengkapi berbagai fasilitas layaknya sebuah pelabuhan bertaraf internasional," katanya menambahkan.

Untuk itu, Ruslan Abdul Ghani mengatakan, dengan anggaran yang disediakan terbatas tersebut, maka tidak mungkin bisa dilakukan percepatan pembangunan kawasan Sabang seperti yang diharapkan masyarakat saat ini.

"Total anggaran yang terbatas digelontorkan setiap tahun itu, juga digunakan untuk biaya-biaya operasional BPKS. Artinya, tidak semuanya kita gunakan membangun pelabuhan," katanya menjelaskan.

Oleh karena itu, BPKS akan menempuh upaya lain percepatan pembangunan kawasan Sabang, misalnya dengan menggandeng kalangan swasta agar mau berinvestasi ke daerah kepulauan tersebut.

Upaya mendatangkan swasta menanamkan investasinya di kawasan Sabang, kata dia, tidak bisa dilakukan jika promosi hanya terbatas di Kota Sabang atau Provinsi Aceh.

"Karenanya, kami akan berpartisipasi mengenalkan kawasan Sabang berikut potensi investasinya di berbagai forum baik nasional maupun internasional," kata dia menjelaskan.

Berita Sore / Antara

 

DOKUMEN

Syarat kelengkapan dokumen untuk pengurusan Rekomendasi Gafeksi untuk mendapatkan SIUJPT baru dari Dinas Perhubungan DKI.


 

 
ALFI d/h Gafeksi DKI Jakarta - 2014
Webmaster & Editor: Kliping Online