Regulasi untungkan pabrik rokok kretek besarSekitar 15 ribu industri kecil rokok kretek se-Indonesia gulung tikar akibat peraturan terkait cukai rokok. Banyak dari mereka yang kini menjadi pengangguran karena situasi sulit ini.
Ke-15 ribu pengusaha rokok kretek kecil itu, menurut Koordinator Koalisi Nasional Penyelamat Kretek (KNPK), Zulfan Kurniawan, tersebar di Kudus, Temanggung, Rembang, Jepara (Provinsi Jawa Tengah), Tulung Agung, Sidoarjo, Malang, dan Kediri (Provinsi Jawa Timur).
"Yang paling saya kenal di Kudus sampai dengan 2001 ada sekitar 1.200 industri rokok kretek. Sekarang yang tersisa hanya 80 pabrik saja. Yang lainnya ada yang beralih ke profesi lain, tapi banyak juga yang menjadi pengangguran karena bidang yang mereka kuasai hanya rokok kretek," kata Zulfan, di Temanggung, Senin (30/4).
Peraturan spesifik terkait cukai yang diberlakukan pada 2005, kata Zulfan, amat memukul industri rokok kretek. Dalam peraturan itu, pemerintah mengatur ketentuan tarif tunggal antara perusahaan rokok besar dan kecil. Hal ini dirasa menyulitkan industri kecil.
Sebelumnya, peraturan masih fair karena untuk perusahaan kecil, tarif cukai dihitung per bungkus, bukan per batang.
Disebutkan, produksi rokok nasional mencapai 2,5 juta batang, terdiri atas rokok kretek dan putih. Sedangkan, pasar nasional rokok kretek mencapai 93%, sisanya dikuasai rokok putih. Untuk rokok sendiri, produksinya disuplai pengusaha besar sebanyak 70%, dan industri kecil 30%.
Pemerintah kembali memukul industri rokok kretek kecil dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 11 tahun 2011. Hal ini membuat pabrik kecil makin menghilang, sehingga pasar kretek jadi rebutan pabrik besar.
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng, Nurtantio Wisnubroto, menambahkan sebelumnya industri rokok kretek kecil tumbuh menjamur di Temanggung. Namun, sekarang tidak ada satu pun yang hidup akibat peraturan cukai rokok itu.
"Sekarang habis semua industri kretek. Tidak ada yang tersisa, semua bangkrut," katanya.
metrotvnews.com
SPONSOR
PETA DKI
Informasi rute dan jalan raya Jabodetabek, peta DKI Jakarta, Jawa, Nusantara, dunia, dst.
POLLING
Jangan lewatkan Jajak Pendapat soal pelayanan pelabuhan Tanjung Priok.