Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan memanggil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia RJ Lino terkait tudingan monopoli di Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga 11 asosiasi pengusaha yang bergerak dibidang kepelabuhanan akan stop operasi nasional pada 3 Juni 2013 nanti.
Banyak hal yang memicu panjangnya proses bongkat muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok. Salah satunya karena administrasi yang menjadi kewajiban importir seringkali tidak lengkap.
Kementerian Perhubungan menyatakan, eksistensi usaha logistik nasional dan forwarder nasional menjadi tanggungjawab bersama. Diantaranya memodernisasi kegiatan usaha logistik yang selama ini masih banyak dilakukan secara konvensional.
PT Pelabuhan Indonesia III (persero) mencatat tinggal menyisakan 37 plugs (colokan) untuk kontainer berpendingin (reefer) di Terminal Petikemas Surabaya.
Pelabuhan Cirebon akan dijadikan pelabuhan ekspor/impor untuk industri di Jawa Barat dan sekitarnya. Menurut keterangan General Manager Pelabuhan Cirebon, Yedi Kusmayadi, minggu lalu, dewasa ini bongkar muat barang di pelabuhan itu sekitar 80 persen, didominasi oleh batu bara.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah meninjau ulang kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam Permen ESDM No 1 tahun 2013. Pasalnya, kebijakan ini berpotensi menyebabkan kenaikan biaya logistik mencapai 20 persen.
Penumpukan kontainer bawang putih dan produk jenis hortikultura di Pelabuhan Tanjung Perak membuat reefer plug di TPS menipis. Reefer plug merupakan fasilitas listrik berupa colokan untuk mesin pendingin bagi kontainer-kontainer produk hortikultura.